BOGORTEKNO- Eksekutif top dan paling berkuasa di jagat
teknologi berkumpul di Trump Tower di New York. Ya, mereka diundang oleh
presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.
Terlihat di sana nama-nama tenar seperti CEO Apple Tim Cook,
CEO Google Sergey Brin, CEO Amazon Jeff Bezos, CEO Tesla Elon Musk, CEO
Microsoft Satya Nadella sampai COO Facebook, Sheryl Sandberg. Mereka duduk
semeja dengan Trump dan wakil presiden terpilih Mike Pence.
"Di dunia, tidak ada seorangpun yang seperti
orang-orang di ruangan ini. Apapun yang bisa kami bantu, kami akan ada untuk
kalian," sebut Trump yang dikutip detikINET dari CNN, Kamis (15/12/2016).
"Kalian menghubungi orang-orangku, kalian bisa juga
menghubungiku. Tidak ada bedanya. Kita tidak punya komando formal di sini,"
tambah dia.
Trump sepertinya berusaha menenangkan para petinggi
teknologi itu, yang sering gusar dengan pernyataannya. Pada masa kampanye, ia
misalnya pernah berjanji menagih hutang pajak Amazon, mengurangi pekerja dari
mancanegara sampai meminta Apple untuk kembali membuat pabrik di AS.
Trump dan para bos itu mendiskusikan soal lapangan kerja,
imigrasi dan isu-isu soal China. Juga soal repratriasi aset dari luar negeri.
Apple saja memiliki dana lebih dari USD 200 miliar yang diparkir di luar AS.
"Pertemuan hari ini sangat informatif dan produktif.
Mereka mendiskusikan hal-hal penting seperti penciptaan lapangan kerja dan
inovasi di AS," kata juru bicara Cisco, Andrea Duffy.
Sedangkan para petinggi yang datang hanya melenggang dan
tidak memberi pernyataan pada media. Untuk alasan yang belum begitu jelas,
petinggi Twitter tidak diundang dalam pertemuan tersebut. Padahal Trump sangat
keranjingan menggunakan Twitter.